Kamis, 08 Februari 2018

Penyebab Kerusakan Transmisi Mobil Matik



Sebagian isyarat rusaknya transmisi matik ini diantaranya adalah kopling slip yang menyebabkan tidak seimbangnya putaran mesin dengan laju mobil.
Suara mesin mobil yang besuara keras namun laju mobil hanya pelan saja (suara mesin dan performa laju mobil tidak sinkron). Atau juga adanya hentakan gigi persneling pada waktu dipindahkan.

Biaya Overhaul
Mengeluarkan biaya untuk overhaul (bongkar total transmisi) berkisar Rp 2 juta - Rp 3 juta untuk ongkos jasa tidak akan terasa mahal. Harga tersebut akan sebanding dengan kenyamanan yang anda dapatkan setelah mengendarai mobil matik hingga 100.000 km jarak perjalanan anda.

Harga perbaikan tersebut belum termasuk jaminan garansi atau kepastian rampungnya perbaikan mobil anda. Memang dalam kasus- kasus tertentu, anda terpaksa harus mengeluarkan biaya lebih karena terpaksa harus mengganti beberapa komponen yang diperlukan.Pilihan paket hemat overhaul transmisi matik akan sangat dianjurkan. Paket tersebut bisa menghemat biaya total overhaul hingga kisaran Rp 2 juta - Rp 3 juta.

Nah, jika setelah pemakaian kendaraan sudah menginjak 8 atau 10 tahun, mengeluarkan biaya perbaikan sebesar Rp 4 juta - Rp 5 juta tentu tidak mahal. Namun, biaya overhaul Rp 4 juta – Rp 5 juta untuk jarak 100.000 km, tidak berlaku untuk overhaul transmisi mobil matik yang memiliki volume mesin yang besar dan perbaikan dilakukan di bengkel resmi.

Alamat kantor:
Jln Raya Bohar 32 samping apotik bohar aloha sidoarjo

Hubungi Kami
085706012354(w.a)



Selasa, 06 Februari 2018

Menjaga Kualitas Mobil yang Jarang Dipakai



Mobil diciptakan untuk dikendarai, namun ada kalanya ketika Anda harus menyimpannya dalam waktu yang cukup lama. Nissan Lovers, perlu diketahui bahwa dengan meninggalkan atau menyimpan mobil dalam waktu yang lama dapat menyebabkan beberapa kerusakan pada mobil. 

Tutupi Kendaraan Anda
Tempat menyimpan kendaraan yang paling terbaik adalah di ruangan tertutup, gelap, dan kering. Jika Anda tidak memilki garasi, cobalah untuk menyewanya. Jika hal tersebut juga tidak memungkinkan, Anda bisa menggunakan garasi portable serta tidak lupa untuk menambahkan kantong pengering untuk menyerap kelembapan di sekitar kendaraan Anda.

Pastikan Bahan Bakar Terisi
Meskipun Anda tidak menggunakan kendaraan Anda, Anda tetap harus mengisi bensin pada kendaraan tersebut. Jika tangki bensin pada mobil yang disimpan kosong, maka uap air dapat mengembun di dalam sistem dan menyebabkan karat dan korosi.

Ganti Oli
Lakukan kegiatan ini ketika Anda berencana untuk menyimpan kendaraan Anda selama lebih dari 30 hari, apalagi jika mobil tidak dipanaskan sesekali. Oli bekas mengandung asam, kelembapan, dan efek samping dari pembakaran sebelumnya yang dari waktu ke waktu dapat menyebabkan korosi di dalam mesin.

Cuci Mobil Anda
Mungkin terdengar aneh apabila Anda harus mencuci mobil Anda padahal Anda tidak menggunakannya selama beberapa waktu. Namun dengan cara itu Anda dapat menjaga kualitas warna pada mobil Anda.
Itulah beberapa tips untuk menjaga kualitas mobil ketika Anda memutuskan untuk menyimpannya selama beberapa waktu. Apalagi jika mobil Nissan Elgrand Anda harus disimpan dalam waktu yang cukup lama. Jangan sampai,  kualitas kendaraan berkelas yang dilengkapi kecanggihan teknologi dan fitur canggih ini tidak dirawat begitu saja. Jadi pastikan Nissan Elgrand Anda tersimpan baik dan tetap terlihat ‘tampan’.

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha SIdoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)

Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 (Telkomsel)
0857.0601.2354 (Indosat)

 

5 Cara Menggunakan Sabuk Pengaman dengan Tepat



Penggunaan sabuk pengaman atau seat belt pada pengemudi ataupun penumpang adalah praktik wajib yang harus dilakukan demi keselamatan diri. Nissan Lovers, tahukah Anda bahwa sejak awal diciptakan seat belt di tahun 1955 hingga saat ini, masih banyak ditemui pengendara maupun penumpang yang masih tidak menggunakan sabuk pengaman dengan tepat.

Gunakan Sabuk bagian Atas dengan Benar
Secara umum, sabuk pengaman diciptakan oleh produsen mobil yang sudah menyesuaikan kemungkinan segala bentuk pundak dari pengendara ataupun penumpang. Para driver kerap kali mengeluhkan bahwa tali dari seat belt tidak nyaman, dan biasanya mereka justru menggunakan seat belt dengan menyelipkannya di belakang punggung mereka.

Perhatikan Tali bagian Bawah Seat Belt
Pastikan tali bagian bawah seat belt Anda berada di atas sekitar pinggang Anda. Sabuk pengaman didesain untuk memberikan kekuatan pada panggul Anda agar tubuh Anda tidak terlempar jauh ketika terjadi kecelakaan.

Posisi Duduk
Duduklah dalam posisi yang tegak, sejajarkan punggung dengan sandaran kursi Anda. Hindari untuk menurunkan posisi kursi lebih dari yang Anda butuhkan. Apabila sandaran Anda diturunkan secara berlebihan, ketika terjadi suatu kecelakaan maka sabuk tersebut bisa saja melewati pinggang dan menahan perut Anda sehingga dapat menyebabkan cedera yang lebih serius.

Periksa Sabuk Pengaman agar Tidak Terpelintir
Tali sabuk diharuskan menempati posisi yang rata pada bagian dada atas dan juga pada daerah paha atas Anda. Jika tali pinggang berada dalam posisi yang bengkok, kekuatan tekanan perlindungan diri Anda melalui pinggang tidak dapat bekerja dengan baik pada tubuh Anda. Hal inilah yang menyebabkan sabuk pengaman jadi kurang efektif bekerja.

Pastikan Seat Belt Sudah Terkunci dengan Benar
Ketika Anda menggunakan sabuk pengaman, pastikan Anda telah mendengar suara ‘klik’ ketika sedang menguncinya. Uji kepastian dari keamanan seat belt Anda dengan cara menariknya sesekali. Jika sabuk tersebut tidak terlepas dari slot kunci, itu berarti sabuk pengaman dapat digunakan dengan aman. Dengan begitu, Anda dapat memastikan bahwa sabuk pengaman benar-benar telah terkunci dan dapat membantu melindungi Anda selama perjalanan.
Menggunakan seat belt memang sangat dianjurkan dalam standar berkendara, oleh karena itu Anda perlu mematuhinya demi keselamatan diri dan juga keluarga Anda. Nissan Serena telah dilengkapi dengan seat belt pada setiap kursinya serta fitur Dual Front SRS Airbag. Fitur ini dapat membantu pengendara dan penumpang untuk terhindar dari segala bentuk situasi yang membahayakan, mulai dari ‘risiko yang mungkin terjadi’ hingga ‘pasca tabrakan’.