Senin, 22 Januari 2018

Pengemudi Wajib Tau Mobil Transmisi Otomatis



Beberapa orang yang terasa mahir dalam memakai transmisi automatis walau sebenarnya dasar-dasar pemakaian transmisi ini belum 100% ia mengerti, hingga ia tidak ingin ajukan pertanyaan lagi pada orang seputar yang telah tahu supaya ia tak disangka orang yang belum tahu perihal transmisi automatis. Pada intinya pemakaian transmisi automatis hampir sama juga dengan transmisi manual. Yang membedakannya adalah hadirnya kopling pada transmisi manual. Beberapa cara aman saat sebelum menggerakkan mobil ber-transmisi automatis seperti berikut :

1. Saat sebelum memutar kunci kontak yakinkan tuas transmisi ada pada posisi “P” (Namun umumnya transmisi automatis moderen mempunyai teknologi yakni, kunci kontak tidak bisa di cabut bila tuas belum ada di posisi P).
2. Putar kunci kontak pada posisi “ON” saat sebelum di putar lagi sampai posisi “Start” umumnya mobil-mobil moderen mempunyai ECU (Electronic Control Unit) atau umum dimaksud otak computer pada mobil. Pekerjaan ECU ini saat sebelum mobil menyala yaitu mempersiapkan piranti-perangkat pada mesin mobil seperti ABS, Radiator, AirBag dan lain-lain lewat lampu indokator yang ada pada dashboard mobil. Sesudah lampu indikator padam (tunggulah sebagian detik) baru anda bisa memutar kunci kontak ke posisi “Start” hingga mesin mobil hidup.
3. Sesudah mesin mobil menyala serta anda bakal pergi yakinkan anda mencapai pedal rem sampai penuh kemudian baru anda geser tuas ke posisi “R” untuk mundur atau “D” untuk maju. Hal semacam ini mesti dikerjakan supaya tuas bisa digeser (standard keamanan dari pabrik).
4. Sesudah digeser keposisi “D” atau “R” terlepas pedal rem dari injakan kaki anda. Sesudah anda terlepas pedal rem setelah itu anda nonaktifkan parking brake.
5. Sesudah mobil jalan pada posisi “D” cermati lampu indiaktor yang bertuliskan O/D (terdapat banyak mobil yang menerapkan teknologi ini ada juga yg tidak.
6. Apabila dalam perjalanan anda menjumpai rintangan yang bikin anda berhenti cukup lama (Seperti lampu merah) upayakan menggeser tuas ke posisi “N”. Hal semacam ini dikerjakan untuk menghemat kopling serta BBM.
7. Pada mobil Daihatsu Terios ada huruf “L/1″ posisi itu gunanya untuk melahap jalanan menanjak. Ibaratnya apabila pada transmisi manual ini dimaksud gigi 1.
8. Saat sebelum membawa mobil ke jalan raya, yakinkan anda bisa memperkirakan luaran tenaga sesuai sama injak pedal gas supaya mobil bisa dikendalikan dengan aman.

Tips Mengemudi Bagi Pemula Yang Hendak Menyalip Dan Menanjak



Menyalip Cara Mengemudi selanjutnya adalah teknik menyalip kendaraan. Dalam menyalip menyalip kendaraan yang berada di depan, maka sudah sangat jelas kita membutuhkan kecepatan yang lebih tinggi ketimbang mobil yang akan di salip. Untuk jenis mobil bertransmisi otomatis ini, cara memacu kecepatan adalah dengan menginjak penuh pedal gas secara otomatis transmisi akan berpindah ke gigi lebih rendah. Dengan demikian jangan terkejut bila Anda terasa terdorong akibat dari mobil berakselerasi.

Selanjutnya setelah berhasil menyalip mobil di depan, kengendurkan tekanan pedal gas. maka secara otomatis transmisi mobil tersebut akan memindahkan gigi ke tingkat lebih tinggi ketimbang saat Anda menyalip tadi. Selanjutnya yang terjadi adalah adanya dorongan kecil.

Saat kendaraan dalan kecepatan yang tidak tinggi, tapi melakukan melakukan kickdown, sering kali transmisi tidak mau berpindah ke gigi yang lebih rendah. Untuk kondisi seperti ini, hal yang bisa Anda lakukan adalah mengoperasikan tuas transmisi secara manual agar dapat melakukan akselerasi untuk menyalip.

Satu Contoh: misal memindahkan tuas dari ‘D’ untuk ke posisi ‘3’, atau juga di lakukan dengan cara mematikan "overdrive" [menyalanya indikator “O/D OFF”]. Dalam hal ini tidak harus untuk menekan penuh pedal gas mobil. Sedangkan untuk besarnya tekanan pada pedal gas disesuaikan dengan kecepatan akselerasi yang ingin Anda lakukan.

Menanjak

Cara mengemudi mobil di jalan menanjak pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan menyalip, naik di jalan yang menanjak dapat Anda lakukan dengan kickdown atau juga dengan memindahkan tuas transmisi secara manual seperti yang telah Teknovanza sampaikan di atas. Karena untuk melitasinya Mobil Anda juga membutuhkan tenaga yang lebih besar.

Sekiranya cara mengemudi di jalan menanjak tidak mengunakan kickdown, maka cara dengan cara manual akan lebih efektif. Hal yang perlu di lakukan adalah mengatur putaran mesin agar tidak terlalu tinggi, berkisar antara 3.000 rpm bertujuan agar torsi mesin yang dibutuhkan tetap stabil. Selanjutnya memindahkan tuas transmisi secara bertahap dari posisi ‘D’ ke ‘3’- ‘1’ dan L di lakukan untuk jalan tanjakan yang terjal. Serta pantau posisi gigi pada panel instrumen Anda.

Bila anda ingin memanfaatkan momentum dari mobil yaitu menggunakan kecepatan untuk menanjak juga bisa di terapkan. Ini memungkinkan untuk Anda bisa menambahkan kecepatan mobil sebelum memasuki jalan menanjak. Hanya saja cara demikian lebih memerlukan kewaspadaan yang tinggi, karena sudah jelas bahwa kecepatan kendaraam yang lebih tinggi juga memiliki tingkat risiko juga tinggi. Cara seperti ini bisa Anda lakukan saat kondisi jalan yang lengang.